Wakapolres Kayong Utara Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H di Masjid Oesman Al Khair, Perkuat Sinergi dan Kondusivitas Daerah

Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara terus mempererat silaturahmi dengan pemerintah daerah dan tokoh agama melalui kegiatan keagamaan. Hal ini terlihat saat Wakapolres Kayong Utara, Dr. Denny Satria, S.Pd., S.H., M.H, mewakili Kapolres, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Oesman Al Khair, Sukadana, Sabtu (10/01/2026) malam.

Kehadiran jajaran Polres Kayong Utara ini selain sebagai bentuk ibadah, juga bertujuan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama perhelatan hari besar Islam tersebut berlangsung.


Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini juga dihadiri oleh Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, M.Si, Ketua DPRD H. Surya Aditya, M.Pd, Sekda Kayong Utara Erwin, M.A.P, serta Ketua PHBI H. Nazril Hijar, M.Pdi. Sekitar 150 jemaah turut hadir memenuhi saf masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat.

Bupati Romi Wijaya dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran seluruh unsur Forkopimda dan elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa Isra Mi’raj adalah momentum untuk mempertebal iman dan mewujudkan visi Kayong Utara yang religius.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kebersamaan dan toleransi. Ini penting demi mewujudkan Kayong Utara yang aman dan kondusif,” ujar Bupati Romi.

Beliau juga memohon doa kepada jemaah agar persiapan MTQ pada Agustus 2026 mendatang berjalan lancar dan daerah dijauhkan dari marabahaya.


Puncak peringatan diisi dengan tausiyah oleh KH. Mushaffan Makmun. Beliau menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan mukjizat agung di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung.

Selain aspek ibadah, KH. Mushaffan memberikan penekanan khusus pada nilai-nilai kebangsaan:
1. Ketulusan Pelayanan: Mengajak para aparatur dan tenaga kesehatan untuk bekerja dengan niat tulus agar memberikan ketenangan bagi masyarakat.
2. Persatuan NKRI: Para ulama, kyai, dan habaib memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.
3. Kesabaran dan Tawakal: Mengambil pelajaran dari keteguhan Nabi saat menghadapi tantangan dakwah.

Pengamanan di sekitar Masjid Oesman Al Khair berlangsung ketat namun humanis. Hingga acara berakhir pada pukul 22.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

Hadirnya Wakapolres Kayong Utara dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga dalam mendukung kegiatan spiritual yang mampu

#KayongutaraBERKAH
#SalamPRESISI
#Kalbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *