Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Kementerian Kehutanan RI menggelar Rapat Monitoring Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2025 melalui Zoom Meeting pada Senin, 28 Juli 2025 pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan RI dan diikuti jajaran kepala daerah serta instansi terkait dari wilayah terdampak, termasuk Bupati dan Kapolres Kayong Utara, BPBD, BMKG, BNPB, TNI/Polri, serta perwakilan dinas daerah.
Rapat membahas kondisi terkini Karhutla di wilayah Sumatera dan Kalimantan, termasuk 9 titik api di Kalbar—2 di antaranya berada di Kabupaten Kayong Utara. Data BMKG menunjukkan potensi kebakaran tinggi akibat rendahnya curah hujan hingga awal Agustus, dengan puncak hujan diprediksi pada 3 Agustus 2025.
Pemerintah Provinsi Kalbar telah menetapkan status Siaga Darurat sejak 17 April hingga 31 Oktober 2025, serta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dua kali pada Juli. BNPB juga telah mengerahkan 24 helikopter, peralatan darurat, dan dukungan personel darat.
Menteri Kehutanan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, penegakan hukum, dan partisipasi masyarakat. Ia juga meminta Kalsel dan Kalteng segera menetapkan status darurat agar bantuan pusat bisa segera disalurkan.
#KayongUtaraBERKAH
#SalamPRESISI
#Kalbar